Dek beton merupakan salah satu pembatas antara lantai bawah dan lantai atas yang banyak digunakan rumah bertingkat, namun banyak juga orang yang menggunakan dak beton untuk melengkapi bagian atap rumah.  Agar dak beton tidak bocor dan merembas, maka dibutuhkan waterproofing dak beton. Dengan menggunakan waterproof maka kamu tidak perlu takut bocor saat datang musim hujan. Buat kamu yang akan membuat dak beton harus tahu karakteristik dari dak beton yang baik, sehingga pengerjaan dak beton memiliki acuan yang jelas. Dak beton yang bagus harus kuat menahan berat dan beban, halus dan rata sehingga estetika rumah terjaga.

Cara dan Proses Pembuatan Dak Beton yang Baik

Buat kamu yang akan membuat dak beton pada bagian atas rumah maka harus memperhatikan waterproofing integral yang baik, sehingga rumah lebih aman dan nyaman dari berbagai hal yang tidak diinginkan, contohnya bocor. Adapun proses dalam pembuatan dek yang bagus harus melalui cara-cara berikut ini:

1. Mempersiapkan dan memperhitungkan material

Pertama-tama kamu harus melakukan perhitungan terlebih dahulu, kamu harus menghitung dimensi dak beton yang akan dibuat, jumlah besi yang akan digunakan, dan pastikan untuk menghindari besi tulungan yang berlebihan. Jangan lupa juga untuk menghitung komposisi beton yang dibutuhkan. Kamu juga harus tahu bahwa untuk dak beton non struktural maka gunakan beton mutu BO dengan komposisi kerikil dan pasir tidak lebih dari 1:8, dan untuk dak beton struktural dengan beton mutu B1 dan juga K125 maka gunakan komposisi 1:2:3 antara campuran semen, pasir dan kerikil.

2. Cara pengadukan bahan-bahan dasar beton

Jika sudah melakukan penghitungan dan persiapan bahan material beton dengan pas maka langkah selanjutnya adalah kamu harus memperhatikan bahan-bahan dasar beton. Pengadukan bisa dilakukan dengan cara manual maupun menggunakan mesin yang mana lebih efektif dan efisien. Hasil dari pengadukan yang bagus dilihat dari warna pengadukan yang merata, di dalamnya tidak ada butir-butir yang terpisah, adukan yang bagus juga tidak kental dan tidak cair. Pastikan hasil pengadukan bagus, jika tidak maka kualitas beton tidak akan bagus.

3. Proses pengecoran

Sebelum melakukan pengecoran kamu harus membuat bekisting terlebih dahulu, apa itu bekisting? yaitu cetakan sementara yang memiliki manfaat untuk menahan beton selama proses penuangan sehingga hasil sesuai dengan apa yang diharapkan. Selain melakukan bekisting, juga harus melakukan pembesian yang di dalamnya terdapat balok, pelat dan kolam. Agar hasil dek beton bagus maka proses pengecoran harus selesai dalam waktu satu hari secara bersamaan. Penting untuk diketahui bahwa proses pengecoran ini membutuhkan tenaga yang banyak, jika kamu melakukan pengecoran dengan luas 0,5 kubik maka dibutuhkan 1 orang untuk mengecor, namun jika tidak memiliki banyak tenaga kamu bisa menggunakan mesin pengecoran. Dalam pengerjaan dak beton jangan lupa melakukan waterproofing dak beton, sehingga kamu tidak perlu takut bocor saat musim hujan tiba.

Adapun ketebalan dari dak beton bagian atap minimal 8cm, sedangkan dak beton untuk lantai minimal 12 cm. Jika semua proses di atas dilakukan dengan baik, langkah selanjutnya lakukan siraman dengan air sedikit demi sedikit saja ke dak beton, dengan tujuan cor beton tidak mengeras dengan cepat. Tunggu kurang lebih 2 minggu maka hasil dak bocor tidak akan mengecewakan. Agar rumah kamu tidak bocor jangan lupa untuk melakukan waterproofing integral, karena proses pembongkaran dak beton cukup sulit dilakukan.